Foto Latihan TNI-Polri Anti-Teror


Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar latihan penanganan aksi terorisme bertajuk 'Waspada Nusa III' 2011 di beberapa tempat, Kamis (27/10). Dalam latihan tersebut disimulasikan beberapa situasi. Dalam latihan itu TNI-Polri juga memamerkan kemampuan dan perlengkapan yang dimiliki. (Foto oleh Jefri Aries untuk Yahoo! Indonesia)

Prajurit yang bersiaga dengan peralatan lengkap.

Kendaraan taktis yang dipakai dalam latihan. 

Seorang petugas dibersihkan dengan cairan anti septik khusus. Ini merupakan simulasi penangan aksi teror menggunakan nuklir, bahan kimia atau gas beracun. 

Dalam simulasi ini kesatuan yang dilibatkan adalah kesatuan Nubika (Nuklir, Biologis dan Kimia) Zeni Tempur (Zipur) TNI-AD. 

Satuan Nubika dengan seragam khusus. 

Seorang perwira Kopassus sedang berbincang dengan warga negara asing. Latihan ini digelar di Hotel Sultan Jakarta, Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno-Hatta. 

Prajurit Kopassus naik ke atas balkon hotel menggunakan tangga khusus yang dipasang di atas kendaraan lapis baja. 

Kendaraan lapis baja 'Pakci' milik Kopassus. 

Personel TNI turun menggunakan tali dari helikopter. Kadang para pasukan anti teror juga membawa anjing yang sudah terlatih. 

Turun dari atap gedung untuk menyerbu lantai yang disandera teroris. Biasanya para pasukan elit akan meledakkan jendela bahan peledak khusus. 

Seorang prajurit Kopassus memanjat di dinding Hotel Sultan dengan tali khusus. Kemampuan seperti ini dibutuhkan keahlian, nyali dan kedisiplinan tinggi. 

Menyerbu masuk ke sebuah kamar. Faktor kecepatan dan kerahasiaan sangat penting dalam sebuah operasi anti teror/pembebasan sandera. 

Prajurit Kopassus dengan peralatan lengkap seperti helm kevlar, rompi anti peluru, senapan serbu ringan MP-5 sampai anjing herder. 

Turun dari ketinggian puluhan meter. 

Seorang polwan mengatur arus lalu lintas saat latihan tersebut digelar. 

Senjata yang dipakai teroris. 

Para tersangka teroris disimulasikan tewas ditembak. 

Seorang personel pasukan anti teror dari kesatuan Satuan Penanggulangan Teror 81 (Sat-Gultor 81) Kopassus TNI-AD sedang bersiaga di depan Hotel Sultan Jakarta. 

Personel Gultor 81 dengan perlengkapan lengkap.

Simulasi penanganan lokasi kejadian perkara (TKP) oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.

Petugas yang berpura-pura sebagai teroris mengenakan pakaian untuk melindungi tubuhnya dari gigitan anjing.

Personel polisi bersiaga dengan senjata api.

Latihan ini disaksikan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo.

Petugas yang berpura-pura sebagai teroris membawa senjata api laras panjang.

0 comments :

Post a Comment